• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Newsletter
  • Login
Fokus Tempo
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
Fokus Tempo
No Result
View All Result

Roy Suryo Kritisi Gibran: Fufufafa Berbuat Ulah di Saat Bangsa Bersedih

Roy Suryo Kritisi Gibran: Fufufafa Berbuat Ulah di Saat Bangsa Bersedih

BacaJuga

PPPK Paruh Waktu: Gaji Tidak Layak tapi Diharapkan Tetap Melayani Publik

PPPK Paruh Waktu: Gaji Tidak Layak tapi Diharapkan Tetap Melayani Publik

50 Kepala Daerah Siap Ikut Retret di IPDN, Tito Berikan Penjelasan Terkait

50 Kepala Daerah Siap Ikut Retret di IPDN, Tito Berikan Penjelasan Terkait

www.fokustempo.id – Pakar telematika yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, kembali mencuri perhatian dengan kritik tajam terkait tindakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah situasi mendesak dan aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi di sejumlah daerah, Gibran memilih untuk menggelar pertemuan dengan sekelompok pengemudi ojek online, yang menuai banyak kontroversi.

Langkah Gibran ini dianggap tidak sejalan dengan keadaan bangsa yang sedang krisis, dan dinilai hanya menambah ketegangan yang ada. Roy Suryo, yang kini terlibat dalam isu dugaan pencemaran nama baik terhadap Jokowi, menyatakan bahwa tindakan Gibran tersebut sia-sia dan tidak produktif.

Roy mengungkapkan kekecewaannya dengan tegas, “Lagi-lagi si Fufufafa bikin ulah yang unfaedah. Sudah mangkir dari acara penting dalam suasana sangat genting, malah bikin Sinetron Ojol yang bikin kepala pening,” ujarnya menyoroti bagaimana tindakan Gibran tidak tepat waktu.

Kontroversi Tindakan Gibran di Tengah Krisis Nasional

Di saat banyak pihak mengharapkan fokus pada penyelesaian masalah yang mendesak, Gibran justru memilih langkah yang dianggap kontraproduktif. Roy Suryo mengatakan bahwa masyarakat sudah semakin cerdas dan tidak mudah terperdaya oleh drama politik yang tidak relevan.

Ia menekankan bahwa gaya politik Gibran terkesan mengulang pola yang dikenakan oleh ayahnya, Presiden Jokowi, yang tanpa disadari, menjadi antitesis terhadap harapan rakyat untuk perubahan yang lebih baik. Roy berpendapat bahwa cara ini malah memperburuk citra politik di Indonesia.

Oleh karena itu, banyak yang beranggapan bahwa langkah Gibran tersebut hanya akan semakin menambah jarak antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat menantikan tindakan yang lebih nyata dan berdampak positif daripada tayangan-tayangan yang terkesan menghibur namun tidak substansial.

Panggilan untuk Pemakzulan Gibran: Apakah Itu Logis?

Dengan situasi yang semakin mengkhawatirkan, Roy Suryo mencatat bahwa desakan untuk pemakzulan terhadap Gibran muncul cukup beralasan. Dianggap tidak peka terhadap keadaan, langkah Gibran hanya menambah keterminean di kalangan publik.

“Saat Presiden Prabowo sedang berusaha keras menjaga Indonesia yang sedang membara, malah Fufufafa dan Gank ODGJ (Orang Dekat Gibran Jokowi) membuat hura-hura. Ini bisa jadi huru-hara jika tidak disikapi dengan serius,” jelas Roy sembari menandaskan pentingnya tindakan politik yang lebih reflektif.

Pemakzulan bukanlah solusi ringan, namun bagi sebagian kalangan, itu menjadi langkah terakhir untuk kembali menegakkan harapan perubahan yang lebih baik. Para pengamat politik menganggap bahwa ketika pemimpin tidak menunjukkan kepedulian terhadap rakyat, maka pilihan untuk menilai kembali legitimasi mereka harus dipertimbangkan.

Reaksi Masyarakat Terhadap Tindakan Gibran dan Roy

Tindakan Gibran tidak hanya mengundang kritik dari Roy Suryo, tetapi juga beresonansi di kalangan masyarakat luas. Banyak yang merasa bahwa tindakan tersebut mencerminkan ketidakpahaman terhadap situasi yang dihadapi bangsa saat ini, yang memerlukan perhatian serius bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari para politikus muda.

Keberanian Roy untuk berbicara terbuka dan mengecam langkah Gibran memberikan ruang bagi suara masyarakat yang merasa terabaikan. Media sosial pun menjadi tempat untuk menyuarakan pendapat, memperlihatkan betapa banyaknya harapan bahwa wakil rakyat harus bersikap lebih responsif.

Dengan adanya alokasi ruang publik semacam itu, banyak yang berharap agar para pemimpin politik dapat lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Kreativitas politik tidak harus keluar dari aktivitas yang tidak berkaitan dengan substansi rakyat.

Perlu Ada Refleksi dalam Cara Berpolitik di Indonesia

Pihak-pihak yang terlibat dalam politik harus merenungkan kembali pendekatan mereka. Roy Suryo menyoroti bahwa cara berpolitik yang sepenuh hati dan memerlukan empati adalah landasan yang perlu ditekankan saat ini. Sudah saatnya para pemimpin mendengarkan dan bertindak sesuai harapan rakyat.

Tak hanya Gibran, tetapi semua pemimpin politik dapat belajar dari kritik yang ada dan berupaya untuk memperbaiki diri. Dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat harus dilakukan untuk memastikan bahwa semua suara didengar dan diperhatikan.

Dengan demikian, diharapkan bahwa langkah ke depan tidak hanya didasarkan pada strategi politik jangka pendek, tetapi juga visi untuk masa depan bangsa yang lebih baik. Kesadaran ini penting agar semua pihak tidak terjebak dalam rutinitas yang unfaedah dan lebih memilih untuk berkontribusi pada kemajuan bersama.

Previous Post

Jadi Pembicara Utama BIMA USI 2025, Wali Berikan Motivasi Kepemimpinan Wanita Modern

Next Post

70 IKM Kopi di Bondowoso Dapat PIRT, Diskoperindag Minta Pengusaha Beradaptasi

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Sorotan
Fokus Tempo

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?