www.fokustempo.id – Di tengah situasi ekonomi yang tengah berjuang untuk bangkit, PT Bank CIMB Niaga Tbk mengambil langkah-langkah strategis. Bank terbesar kedua di Indonesia ini memperkuat pengembangan di kota-kota tier 2 dengan menjaga kualitas aset sambil tetap mempertimbangkan pertumbuhan kredit yang lebih moderat.
Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, meramalkan adanya perbaikan likuiditas dalam sektor perbankan menjelang akhir tahun. Tren positif ini diharapkan dapat mengurangi persaingan dalam estimasi suku bunga yang telah menunjukkan gejala mereda.
“Di sisi lain, rasio pinjaman terhadap simpanan yang cukup sehat dan lebih rendah memungkinkan kita untuk merencanakan ekspansi lebih bebas,” ujar Lani. Ekspansi ini ke kota-kota tier 2 dinilai sebagai langkah yang sangat menjanjikan untuk jangka panjang.
Perluasan Jangkauan ke Kota-Kota Potensial di Indonesia
Dengan fokus pada pengembangan ekonomi lokal, CIMB Niaga telah memetakan beberapa kota dengan potensi yang tinggi. Ekspansi ini menyasar kota-kota seperti Tulungagung, Malang, Jember, dan Banyuwangi, yang selama ini kurang mendapat perhatian dari bank-bank swasta.
Langkah ini dianggap sebagai peluang emas bagi CIMB Niaga untuk membentuk kehadiran yang kuat di area yang sebelumnya dominan oleh bank-bank milik negara. “Kami percaya bahwa saat yang tepat telah tiba bagi bank swasta untuk mengeksplorasi pasar baru ini,” tambah Lani.
Dengan memanfaatkan data dan analisis pasar yang cermat, CIMB Niaga dapat menangkap peluang yang bisa dimaksimalkan dalam jangka panjang. Ini adalah langkah yang sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi bank terkemuka yang memberikan nilai tambah bagi nasabah di seluruh Indonesia.
Menjaga Kualitas Aset di Tengah Pertumbuhan Kredit yang Modest
Walaupun memiliki LDR yang sehat, CIMB Niaga tetap berhati-hati dalam penyaluran kredit. Lani menjelaskan bahwa meskipun jumlah kredit menunjukkan pertumbuhan, daya beli masyarakat masih belum sepenuhnya pulih setelah gangguan ekonomi yang lalu.
Dengan estimasi pertumbuhan kredit sebesar 4,5% secara tahunan, ada dorongan untuk tetap bertindak prudent. “Jika terjadi Non-Performing Loan (NPL), maka dampaknya akan terasa lama,” ungkap Lani, menekankan pentingnya menjaga kualitas aset.
Dalam situasi ini, menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan dan pengelolaan risiko akan menjadi kunci bagi keberhasilan CIMB Niaga. Kebijakan dan pendekatan yang tepat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kesehatan finansial bank.
Inovasi dalam Layanan Digital untuk Meningkatkan Pengalaman Nasabah
Bank CIMB Niaga juga tidak tinggal diam dalam hal perkembangan teknologi perbankan. Dengan tagline “Advancing Customers and Society”, bank ini mulai mengembangkan layanan digital yang interaktif dan lebih user-friendly. Baru-baru ini, CIMB Niaga membuka dua Digital Branch di Surabaya untuk memperkuat jangkauannya.
Lani menekankan bahwa 90% transaksi kini dilakukan secara digital. “Digitalisasi telah menjadi bagian integral dari operasi kami, dan peningkatan dalam pembukaan rekening digital menunjukkan tren yang positif,” katanya.
Dengan kehadiran Digital Branch dan integrasi layanan perbankan hibrida, nasabah sekarang dapat merasakan pengalaman yang lebih baik. Lani percaya bahwa upaya ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi tetapi juga memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi.
Di Surabaya, fokus pengembangan tidak hanya terfokus pada ekspansi fisik, tetapi juga dalam pengembangan inovasi digital yang memberikan dampak signifikan. Keberadaan Digital Lounge juga menjadi bagian dari strategi untuk membawa layanan yang lebih dekat dengan nasabah.
Rhena Octaria, Kepala Wilayah Jawa Timur CIMB Niaga, menegaskan pentingnya Surabaya sebagai pusat ekonomi di Indonesia Timur. “Kami berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat di daerah ini dengan berbagai layanan yang memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Rhena.
Komitmen Terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, CIMB Niaga juga memiliki komitmen kuat terhadap tanggung jawab sosial. Melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), bank ini berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.
Program yang dicanangkan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap aspek dari kegiatan kami membawa manfaat bagi masyarakat,” terang Budiman Tanjung, Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga.
Salah satu inisiatif yang menarik adalah program pendidikan, yang telah menjangkau lebih dari 108 ribu penerima. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya CIMB Niaga dalam meningkatkan literasi finansial dan akses pendidikan bagi masyarakat.
Kegiatan CSR lainnya juga mencakup dukungan terhadap UMKM dan program kesehatan untuk mencegah stunting, bekerja sama dengan lembaga terkait demi cita-cita yang lebih baik. “Dengan menggalang kolaborasi, kami dapat memberi dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” tambah Budiman.
Dalam konteks tersebut, CIMB Niaga menunjukkan bahwa mereka tidak hanya beroperasi demi keuntungan, tetapi juga peduli dalam meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan sekitar. Hal ini menjadi bagian tak terpisahkan dari visi dan misi mereka sebagai bank yang berintegritas dan berkontribusi positif bagi masyarakat saat ini dan masa depan.


