www.fokustempo.id – Pekan QRIS Nasional menjadi momen penting bagi kota Bondowoso, yang berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Acara ini diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah Jember dan bertujuan untuk meningkatkan penggunaan dan literasi transaksi digital di masyarakat setempat.
Dalam kegiatan ini, BI Jember hendak memperkenalkan QRIS sebagai sarana transaksi yang lebih efisien dan aman. Acara ini tidak hanya menjangkau masyarakat umum, tetapi juga melibatkan berbagai kalangan, termasuk pelaku usaha mikro, pelajar, dan petani.
Kepala Kantor Perwakilan BI Jember, Gunawan, menegaskan pentingnya edukasi konsumen dalam menghadapi maraknya kejahatan digital. Ia berharap masyarakat Bondowoso dapat memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti belanja dan pembayaran pajak.
Pentingnya Transaksi Digital dalam Masyarakat Modern
Di era digital saat ini, transaksi non-tunai semakin memegang peranan penting. QRIS menawarkan kemudahan dalam bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai, memberikan keamanan lebih bagi penggunanya.
Kehadiran sistem pembayaran digital seperti QRIS juga meningkatkan kecepatan dan efisiensi dalam transaksi. Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat melakukan berbagai kegiatan ekonomi dengan lebih praktis.
Selain itu, penggunaan QRIS akan memberi kemudahan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dengan fasilitas transaksi yang modern dan mudah diakses.
Kolaborasi untuk Meningkatkan Literasi Digital
BI Jember bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan literasi digital. Upaya edukasi ini mencakup informasi tentang keamanan transaksi online dan cara-cara menggunakan QRIS dengan baik.
Program ini juga melibatkan kampanye untuk menarik minat masyarakat dalam beralih ke metode pembayaran digital. Dengan adanya insentif, seperti paket sembako bagi pengguna QRIS, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk berpartisipasi.
Gunawan mengatakan, kolaborasi ini penting untuk mendorong perkembanganan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI). Walaupun penilaian IMDI dilakukan oleh Bakorwil, BI Jember siap mendukung pertumbuhan digitalisasi di Bondowoso.
Kesejahteraan Masyarakat Lewat Digitalisasi
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, melihat kolaborasi ini sebagai langkah strategis. Ia menekankan bahwa digitalisasi transaksi dapat mendorong transparansi dan efisiensi dalam pelayanan publik.
Dalam diskusinya, Bupati menyampaikan harapannya untuk melihat masyarakat semakin akrab dengan transaksi digital. Menurutnya, hal ini tidak hanya memperbaiki IMDI tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.
Sistem pembayaran berbasis digital tentu saja sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik. Melalui sistem ini, diharapkan transaksi masyarakat dan pengelolaan pemerintahan bisa berjalan lebih baik.


