• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Newsletter
  • Login
Fokus Tempo
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
Fokus Tempo
No Result
View All Result

Waspadai Ilusi Satu Poin dalam Penilaian dan Pengambilan Keputusan

Waspadai Ilusi Satu Poin dalam Penilaian dan Pengambilan Keputusan

BacaJuga

Investasi Besar dan Kebocoran Sistem Dalam Ekonomi

Getir di Tanah Merdeka

Petinggi F-Utopia dan Distopia Jelata

Jebakan Saat Menyusuri Persimpangan

www.fokustempo.id – Persebaya Surabaya baru saja menyelesaikan serangkaian pertandingan dengan hasil yang cukup mencolok, yaitu satu kemenangan dan lima hasil imbang dalam enam pertandingan terakhir mereka. Pada laga terbarunya, tim yang dilatih oleh Uston Nawawi berhasil meraih satu poin setelah bertanding melawan PSM Makassar di Stadion Gelora B. J. Habibi, Parepare, pada tanggal 6 Desember 2025.

Di hadapan ribuan pendukung, Persebaya mampu menahan imbang PSM dengan skor 1-1. PSM sempat unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak oleh Sávio Roberto pada menit ke-8, namun Bruno Moreira segera menjawab dengan gol balasannya hanya empat menit kemudian, yang menjadi satu-satunya gol sejak saat itu hingga peluit akhir berbunyi.

Tradisi sepak bola Indonesia sering kali menghargai hasil imbang, terutama saat bertanding di kandang tim lain yang memiliki reputasi kuat. Hasil yang diraih Persebaya di Makassar ini bisa dianggap positif, mengingat perlawanan yang diberikan oleh tim lawan yang dikenal sebagai salah satu kekuatan dalam kompetisi sepak bola nasional.

Pentingnya Hasil Seri Dalam Kompetisi Sepak Bola

Banyak orang dalam dunia sepak bola beranggapan bahwa hasil imbang adalah hal yang layak disyukuri, terutama bagi klub yang bersaing di liga yang ketat. Hal tersebut mencerminkan bahwa meraih satu poin jauh lebih baik daripada pulang tanpa tambahan angka sama sekali. Namun, pandangan semacam ini perlu ditelaah lebih dalam.

Ilusi satu poin ini bisa menjadi masalah bagi tim yang terlalu terfokus pada hasil imbang. Bahkan, hal ini bisa membuat manajemen dan pelatih menjadi lebih sulit dalam melakukan evaluasi mendalam tentang skuad yang mereka miliki. Terkadang, hasil imbang bisa jadi menipu dan mengurangi semangat untuk mencari kemenangan yang lebih mutlak.

Sebuah catatan menarik dari sejarah sepak bola Indonesia adalah pertandingan ibarat mitos yang selalu diceritakan, seperti pertarungan legendaris antara Indonesia melawan Uni Soviet di Olimpiade Melbourne pada tahun 1956. Di mana hasil imbang 0-0 ini dianggap sebagai pencapaian, meskipun pada pertemuan berikutnya Indonesia kalah jauh dengan skor 0-4.

Persepsi Masyarakat Tentang Hasil Imbang dalam Sepak Bola

Di dalam konteks sistem poin dalam sepak bola, dua poin untuk kemenangan dan satu untuk hasil imbang memiliki dampak yang signifikan dalam mempengaruhi posisi tim di klasemen akhir. Dengan sistem ini, sering kali hasil imbang dianggap sebagai prestasi, padahal secara umum tim seharusnya memprioritaskan kemenangan.

Contohnya, jika kita melihat Liga Inggris pada musim 1974-75 yang menggunakan sistem dua poin, Derby County keluar sebagai juara, sementara Ipswich Town, yang mencatatkan jumlah kemenangan terbanyak, harus puas di posisi runner-up. Jika menggunakan sistem tiga poin, posisi juara mungkin akan berubah menjadi Ipswich dengan selisih gol yang lebih baik.

Hal yang mirip terjadi di musim 2018-19, di mana jika sistem dua poin diterapkan, Liverpool akan keluar sebagai juara bukannya Manchester City. Ini menunjukkan betapa pentingnya sistem poin dalam mempertimbangkan sepenuhnya arti dari kemenangan dan hasil jenis lainnya dalam sepak bola.

Resiko dan Imbalan dalam Strategi Permainan

Sistem tiga angka yang diperkenalkan pertama kali di Inggris pada musim 1981-82 memberikan dampak yang besar. Dengan memberikan tiga poin untuk kemenangan, diharapkan tim tidak lagi bermain aman dengan hanya mencari hasil imbang. Ini mengubah cara tim-tim berstrategi saat berada di lapangan.

Sebagaimana diketahui, dalam dunia sepak bola, tujuan utama adalah meraih kemenangan, bukan sekadar menghindari kekalahan. Terkadang, sebuah tim harus bersedia mengambil risiko demi mencapai kemenangan, bukan hanya menunggu kesalahan dari lawan.

Sebuah pendekatan defensif mungkin bisa menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi dalam jangka panjang, ini tidak akan mendatangkan hasil yang positif. Tim perlu menunjukkan keberanian untuk keluar menyerang jika ingin mencatatkan lebih banyak kemenangan dan bukan hanya berfokus pada hasil imbang.

Sementara itu, Persebaya sejatinya tidak layak berbangga dengan satu kemenangan dan lima hasil imbang yang mereka peroleh. Hasil-hasil ini bisa memberikan gambaran bahwa meski tidak pernah kalah, pola hasil yang dihasilkan bukanlah sesuatu yang menggembirakan dan tidak seharusnya menjadi tujuan akhir.

Previous Post

Antisipasi Cuaca Ekstrem Akhir Desember, Waspada untuk Beberapa Daerah

Next Post

Konsisten Terapkan GCG, Bank Jatim Raih Penghargaan BUMD Keuangan di ARA 2024

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Sorotan
Fokus Tempo

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?