www.fokustempo.id – Kegiatan retreat bagi anggota Satpol PP dan Damkar Kota Mojokerto baru saja selesai dilakukan, bertujuan untuk membangun karakter yang kuat dan mental yang kokoh. Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk masyarakat yang lebih baik.
Selama tiga hari penuh, dari 13 hingga 15 Oktober 2025, sebanyak 120 anggota mengikuti retreat yang berlangsung di Ubaya Training Center, Trawas. Kegiatan ini diakhiri dengan penutupan resmi oleh Komandan Korem, serta disaksikan oleh banyak tokoh penting termasuk Wali Kota dan Plt. Kasatpol PP.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai wadah untuk membangun kedisiplinan serta kepribadian anggota aparatur. Hal ini diharapkan dapat memperkuat semangat pelayanan publik yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab.
“Retreat ini bukan hanya tentang melakukan kegiatan penyegaran, tetapi lebih kepada pembinaan mental dan spiritual yang membuat anggota Satpol PP dan Damkar semakin tangguh dan siap bersikap melayani masyarakat,” ujar Ika Puspitasari.
Pentingnya Keseimbangan antara Kemampuan Teknis dan Mental
Di dalam lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto, sangat penting bagi setiap aparatur untuk memiliki keseimbangan antara kemampuan teknis dan ketangguhan mental. Keselarasan ini sangat krusial, terutama bagi mereka yang bekerja langsung dengan masyarakat.
Keberadaan anggota yang disiplin dan berjiwa melayani adalah aset berharga dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. Oleh karena itu, usaha untuk mengadakan retreat ini patut diapresiasi sebagai langkah yang strategis.
Wali Kota juga menyoroti bahwa perubahan sikap dan karakter ini tidak dapat dicapai dalam waktu singkat. Diperlukan waktu dan kesabaran untuk benar-benar melihat dampaknya di lapangan.
Sinergi antara Pemerintah dan TNI dalam Pembinaan Aparatur
Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf. Batara Alex Bulo, memberikan penilaian positif terhadap kegiatan retreat ini. Dia melihatnya sebagai bentuk nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan institusi TNI dalam meningkatkan ketahanan moral dan karakter aparatur.
“Kegiatan ini menciptakan hubungan yang lebih kuat antara TNI dan Satpol PP serta Damkar. Hal ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk menjadi teladan dalam kedisiplinan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Dia juga menyatakan pentingnya kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas, terutama bagi anggota Damkar yang tidak hanya memadamkan api tetapi juga menyelamatkan nyawa. Tindakan cepat dan tepat sangat diperlukan dalam menghadapi situasi darurat.
Menumbuhkan Etos Kerja yang Solid dan Penuh Pengabdian
Setelah menyelesaikan retreat gelombang pertama ini, diharapkan bahwa Satpol PP dan Damkar Kota Mojokerto dapat menumbuhkan etos kerja yang lebih solid. Keberhasilan dalam kegiatan ini diharapkan bisa tercermin dalam pengabdian mereka kepada masyarakat.
Kedisiplinan dan komitmen dalam menjalankan tugas adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Semangat yang telah dibangun selama retreat ini diharapkan tidak berhenti begitu saja, melainkan bisa terus berlanjut dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengabdian yang tulus kepada masyarakat menjadi misi utama bagi setiap anggota, dan retreat ini diharapkan menjadi fondasi untuk mencapai misi tersebut. Keberhasilan mereka akan terlihat dari dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat.


