www.fokustempo.id – The Fire Horse Gala yang diselenggarakan dalam rangka Vasa Lunar Celebration adalah sebuah acara unik yang menyuguhkan berbagai elemen spesial, mulai dari hidangan lezat hingga pertunjukan yang memukau. Acara ini dirancang untuk merayakan Imlek dengan makna yang mendalam dan penuh warna, menciptakan momen berharga bagi setiap keluarga yang hadir.
General Manager Vasa Hotel Surabaya, Eko Setiawan Winarto, menjelaskan bahwa perayaan ini merupakan ungkapan nilai budaya Tionghoa yang kaya. “Imlek adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama, berbagi cerita, dan merayakan kebersamaan dengan orang-orang terdekat,” tambah Eko, menunjukkan betapa pentingnya momen ini dalam budaya Tionghoa.
Tradisi Imlek menekankan pentingnya keluarga dan keakraban, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Hal ini tercermin dalam konsep The Fire Horse, yang melambangkan keberanian dan semangat yang menyatukan generasi dalam sebuah meja makan untuk saling berbagi cerita dan harapan.
Penampilan Spesial dalam Vasa Lunar Celebration yang Menggembirakan
The Fire Horse Gala akan mempersembahkan berbagai penampilan menarik yang menggugah semangat. Acara ini diadakan di Grand Ballroom Vasa Hotel pada 16 Februari 2025, dan akan menjadi ajang bagi para tamu untuk merasakan nuansa awal tahun baru yang penuh harapan. “Kami ingin memberikan pengalaman yang tak terlupakan,” ungkap Eko Setiawan Winarto.
Dengan sentuhan modern, Vasa Lunar Celebration tetap menjaga akar tradisinya. “Setiap keluarga yang hadir akan merasakan kedalaman tradisi Imlek dalam suasana yang festif,” tambahnya. Hal ini menciptakan keseimbangan antara tradisi dan modernitas, menjadikan acara ini semakin menarik.
Dalam acara yang digelar di Vasa Hotel Surabaya, tamu akan disuguhkan berbagai kemeriahan mulai dari prosesi yee sang yang sarat makna hingga pertunjukan Barongsai yang enerjik. Setiap elemen dirancang untuk merayakan kebersamaan dan kemakmuran, menciptakan atmosfer yang menyentuh.
Rangkaian Hidangan Lezat yang Membuat Selera Menari
Hidangan yang disajikan dalam The Fire Horse Gala merupakan kombinasi dari cita rasa yang menggoda. Setiap menu dirancang khusus oleh Chef Lim Kim Loong, menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. “Kami ingin setiap tamu merasakan perjalanan rasa yang kaya saat merayakan Imlek,” kata Eko.
Menu pembuka akan dimulai dengan chilled bird’s nest yang dipadukan dengan mochi durian Musang King, memberikan pengalaman rasa yang unik. “Hidangan pertama ini memberi kesan manis dan segar, sempurna untuk memulai perjamuan,” jelas Eko, mengundang rasa semangat para tamu.
Selanjutnya, tamu akan menikmati hidangan seperti lotus leaf glutinous rice yang dipadukan dengan Chinese sausage. “Aroma daun teratai memberikan kehangatan dan merasakan tradisi keluarga yang kental,” tambah Eko, menekankan makna di balik setiap hidangan.
Perayaan Imlek yang Dipenuhi Kebersamaan dan Kenangan
Penekanan pada kebersamaan tidak hanya tergambar dari hidangan yang disajikan tetapi juga dari suasana yang tercipta. Eko Setiawan Winarto menekankan bahwa momen-momen ini akan menjadi kenangan indah yang dikenang setiap keluarga. “Kami ingin memperpanjang percakapan dan kebersamaan dalam suasana yang akrab,” ungkapnya.
Perayaan ini adalah sebuah perjalanan yang mengajak semua untuk berbagi tawa dan cerita di sepanjang acara. “Hal ini tentunya akan membangun rasa kedekatan antar anggota keluarga dalam suasana yang hangat dan ceria,” terang Eko.
The Fire Horse Gala bukan sekadar perayaan Imlek, tetapi juga sebuah pengalaman menyeluruh yang mendalam. “Kami berharap setiap tamu pulang dengan perasaan bahagia dan kenangan indah,” tutupnya, menambah harapan bagi masa depan yang lebih baik.


