www.fokustempo.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto baru-baru ini melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan serentak di seluruh kecamatan. Kegiatan ini adalah upaya nyata untuk memastikan bahwa masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang terjangkau dan stabil, sekaligus mendukung program nasional.
Kegiatan GPM menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang dilakukan secara meriah di seluruh penjuru tanah air. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga berfungsi untuk menstabilkan harga beras dan mengendalikan inflasi yang terus menjadi perhatian berbagai pihak.
Dukungan dari Bulog dalam Gerakan Pangan Murah di Mojokerto
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan Perum BULOG Kancab Mojokerto. Mereka menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan total 7 ton di setiap titik kecamatan.
Selain beras, masyarakat juga diberikan akses untuk mendapatkan komoditas lain yang diperlukan, seperti minyak goreng premium dan gula pasir. Hal ini tentunya menjadi kesempatan yang tidak boleh dilewatkan bagi warga yang ingin memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kepala Perum BULOG Kancab Mojokerto, Muhammad Husin, menegaskan bahwa harga yang ditawarkan dalam program ini jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasaran. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
Harga Terjangkau untuk Masyarakat Mojokerto
Untuk beras SPHP, harga yang ditetapkan adalah Rp11.500 per kilogram, atau Rp57.500 per kemasan lima kilogram. Dengan harga yang sangat kompetitif ini, masyarakat bisa mendapatkan beras dengan kualitas yang terjamin.
Selain itu, MinyaKita dijual seharga Rp15.000 per liter, sementara minyak goreng premium dan gula pasir masing-masing seharga Rp18.500 per liter dan Rp17.500 per kilogram. Penawaran ini membuat banyak warga tertarik untuk berpartisipasi dalam GPM tersebut.
Respon masyarakat terhadap GPM sangat positif, dengan ribuan warga antusias datang ke lokasi kegiatan. Banyak dari mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mengisi pantry mereka dengan kebutuhan pokok tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Pembukaan Gerakan Pangan Murah dengan Dihadiri Tokoh Penting
Kegiatan GPM juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, yang menunjukkan dukungan terhadap inisiatif ini. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Hartono, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Mojokerto, Nurul Istiqomah, turut menyaksikan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Hadir juga jajaran Dinas Pangan dan Perikanan, Kasdim 0815 Mojokerto, serta Polres Mojokerto dan Inspektorat Pemkab Mojokerto. Keberadaan mereka dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan pangan di daerahnya.
Simbiosis antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik. Dengan adanya program seperti GPM, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.


