www.fokustempo.id – Setiap tahun, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. memiliki komitmen kuat untuk memberikan dukungan kepada masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk beribadah. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menggelar bimbingan manasik haji bagi calon jamaah haji di Kabupaten Tuban, yang dilaksanakan di Gedung Graha Sandiya Tuban. Dengan lebih dari 1.000 calon jamaah haji yang hadir pada acara ini, terlihat jelas semangat masyarakat untuk menjalankan rukun Islam yang kelima dengan lebih baik.
Acara ini dimulai dengan sesi materi pertama yang membahas Hikmah Haji, disampaikan oleh KH. Abdul Ghofur Maimoen dari Rembang. Kegiatan ini juga menjadwalkan beberapa sesi materi lainnya, yang semuanya bertujuan untuk mematangkan pemahaman calon jamaah mengenai berbagai aspek haji yang penting untuk diketahui.
Dari manajemen PT Semen Indonesia, Muchamad Supriyadi, sebagai Group Head of Plant Operasional, menyampaikan kepuasan atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kegiatan manasik haji ini tidak hanya bermanfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan ibadah haji di masyarakat.
Pentingnya Persiapan Manasik Haji untuk Calon Jamaah
Persiapan yang matang sebelum berangkat haji sangat penting bagi setiap calon jamaah. Melalui bimbingan manasik haji, calon jamaah mendapatkan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan ibadah dengan benar. Kegiatan ini juga bertujuan agar jamaah dapat memahami dan melaksanakan rukun serta syarat haji secara tepat.
Selama pelaksanaan manasik haji, calon jamaah mendapat materi dari beberapa narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Sesi materi ini mencakup berbagai topik, mulai dari praktik Haji Tamattu hingga nawaid dan adab dalam beribadah haji. Melalui berbagai sesi ini, diharapkan calon jamaah tidak hanya tahu prosedur, tetapi juga mendalami makna spiritual dari ibadah haji itu sendiri.
Penting untuk dicatat bahwa pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh perusahaan sangat mendukung kenyamanan peserta. Semua fasilitas, mulai dari transportasi, konsumsi hingga perlengkapan, disediakan tanpa biaya tambahan, menjadikan kegiatan ini sangat terjangkau bagi para peserta.
Berbagai Materi Manasik Haji yang Disampaikan
Manasik haji ini dilaksanakan dalam beberapa sesi yang dibagi selama beberapa minggu. Di antara sesi yang ada, salah satunya adalah pembahasan mengenai Thaharah dan Sholat Jama Qashar. Materi ini penting agar calon jamaah memahami tata cara bersuci sebelum beribadah. Pembicara yang didatangkan juga merupakan tokoh yang berpengalaman dalam bidang ilmu agama.
Pada tanggal 21 Januari 2026, sesi berikutnya membahas tentang Haji Tamattu. Ini merupakan cara pelaksanaan haji yang banyak dipilih oleh jamaah. Dengan memahami materi ini, diharapkan calon jamaah dapat melaksanakan haji dengan sesuai kaidah dan peraturan yang berlaku.
Berlanjut pada sesi serba-serbi haji yang diadakan pada tanggal 28 Januari 2026, peserta diajak untuk mengetahui berbagai informasi menarik yang dapat membantu mereka selama menjalankan ibadah haji. Dari materi ini, jamaah diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik mental dan spiritual.
Harapan dan Dukungan untuk Para Jamaah Haji
Muchamad Supriyadi menyampaikan harapan besar bahwa setiap jamaah yang mengikuti bimbingan ini akan berangkat ke Tanah Suci dengan bekal pengetahuan yang cukup. Diharapkan mereka dapat menggapai gelar haji yang mabrur dan diterima di sisi Allah SWT. Proses ibadah haji bukan hanya pelaksanaan ritual belaka, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam.
Perusahaan juga tak lupa meminta dukungan doa dari semua jamaah agar keberadaan PT Semen Indonesia semakin bermanfaat bagi masyarakat. Keterlibatan inisiatif ini bisa menjadi model yang baik untuk perusahaan lain dalam berkontribusi kepada masyarakat. Dukungan ini akan menjadi modal sosial yang penting untuk berkembangnya perusahaan di masa depan.
Kepala Kementerian Agama Tuban, Hj. Umi Kulsum, juga mengapresiasi inisiatif dari PT Semen Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap upaya meningkatkan pengetahuan agama di kalangan masyarakat. Dia juga berharap semua jamaah dapat berangkat ke Tanah Suci dalam keadaan sehat dan siap untuk melaksanakan ibadah.


