www.fokustempo.id – Tingkat kunjungan wisata di Mojosemi Forest Park menunjukkan peningkatan yang menggembirakan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Periode istimewa ini, mulai dari 20 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, menjadi momen kebangkitan bagi sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Direktur Mojosemi Forest Park, Rudi Hariyanto, mencatat bahwa pengunjung mengalami lonjakan signifikan pada periode libur ini, terutama di hari-hari puncak. “Kunjungan wisatawan pada periode ini meningkat dibandingkan dengan akhir pekan biasa,” ungkap Rudi dalam sebuah wawancara.
Pada awal periode libur ini, jumlah pengunjung harian tercatat di kisaran 400 hingga 500 orang. Namun, seiring waktu, angka tersebut meningkat pesat, mencapai lebih dari 800 pengunjung pada hari puncak.
Peningkatan Jumlah Pengunjung Selama Libur Nataru
Kenaikan jumlah pengunjung mencapai sekitar 20 persen jika dibandingkan dengan akhir pekan normal. Selain pengunjung yang meningkat, tingkat hunian penginapan juga mengalami kemajuan yang signifikan di kawasan Mojosemi.
Rudi menambahkan, meskipun terjadi peningkatan jumlah pengunjung, tidak terlihat adanya rombongan besar seperti yang terjadi di bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa banyak pengunjung yang datang secara individu atau dalam kelompok kecil.
Wahana yang ada di Mojosemi Forest Park, terutama atraksi yang menarik bagi keluarga, menjadi daya tarik utama. Agen wahana seperti Dino Park dan Snow Rock menjadi favorit di kalangan pengunjung, terutama anak-anak yang sedang libur sekolah.
Wahana Favorit yang Menarik Minat Pengunjung
Dino Park menjadi salah satu wahana yang paling banyak diminati, disusul oleh Snow Rock yang menawarkan pengalaman berbeda dengan area salju buatan. Rudi mengungkapkan bahwa hampir semua pengunjung menikmati kedua wahana ini karena sudah termasuk dalam harga tiket masuk.
Penyediaan fasilitas ini sangat diperhatikan oleh pihak pengelola, sehingga pengunjung merasa puas dan nyaman saat menikmati berbagai atraksi. Wahana lain seperti ATV, archery, dan lorop juga turut menambah pengalaman seru selama berkunjung.
Dengan harga tiket masuk yang tetap dan tidak mengalami perubahan selama periode Nataru, pengunjung merasa lebih tertarik untuk datang. Rudi menegaskan bahwa tarif yang ada tidak berubah dari tarif yang berlaku sebelumnya.
Persiapan Khusus untuk Menjamin Kenyamanan Pengunjung
Pihak pengelola telah mempersiapkan berbagai aspek untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama periode ini. Koordinasi dilakukan dengan semua pemangku kepentingan terkait, termasuk pihak kesehatan dan bencana, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.
Dari segi fasilitas, semua sarana dan prasarana diperiksa dan ditingkatkan untuk menghadapi lonjakan pengunjung. Rudi menjelaskan bahwa tim khusus ditunjuk untuk menangani masalah yang muncul dengan cepat dan efisien.
Pihak pengelola juga memastikan kebersihan area wisata tetap terjaga, sebagai salah satu cara untuk memberikan pengalaman berkunjung yang maksimal. Sebelum periode libur, seluruh infrastruktur diperbaiki dan dibersihkan dengan seksama.
Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan oleh pihak pengelola Mojosemi Forest Park dalam menghadapi libur panjang ini membuahkan hasil. Dengan peningkatan jumlah pengunjung, diharapkan kawasan ini akan terus berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan menguntungkan.
Di sisi lain, kesuksesan kunjungan wisata ini menjadi indikasi bahwa Mojosemi Forest Park tetap menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat. Semangat dan dedikasi para pengelola juga terlihat jelas dalam setiap aspek pelayanan yang diberikan kepada pengunjung.
Masyarakat setempat pun merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah pengunjung. Dengan kerjasama yang baik antara pengelola dan komunitas, diharapkan kawasan wisata ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak.


