www.fokustempo.id – Investasi yang mencapai Rp 2,3 triliun telah masuk ke Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jumlah ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki daerah tersebut, khususnya dalam sektor perumahan atau real estate.
Pejabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan rasa syukurnya atas perkembangan ini. Menurutnya, Jember memiliki pangsa pasar yang luas dengan jumlah penduduk mencapai 2,5 juta jiwa.
Helmi menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Jember sangat dipengaruhi oleh pengeluaran rumah tangga. Pemkab Jember berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal tanpa adanya pungutan yang membebani.
Dalam upaya memfasilitasi investasi, Pemkab juga menyediakan pendampingan pengurusan dokumen. Selain itu, mereka mendampingi investor dalam pencarian lokasi yang strategis untuk berinvestasi di wilayah Jember.
Peran Pemkab Jember dalam Mendukung Investasi
Pemkab Jember berupaya keras untuk mendukung para investor. Melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, mereka siap memberikan informasi kepada calon pemilik usaha mengenai peluang yang ada.
Mereka juga menawarkan lokasi-lokasi strategis yang dapat dimanfaatkan untuk investasi. Dengan pendekatan ini, diharapkan lebih banyak usaha baru bisa tumbuh di Jember.
Pendukung utama dari perkembangan ini adalah pengurus yang profesional dan sistem yang efisien dalam pelayanan. Hal ini menjadi kunci untuk menarik lebih banyak investor datang ke daerah tersebut.
Peluang Ekonomi di Jember untuk Pelaku Usaha Lokal
Potensi ekonomi kala ditinjau dari sisi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga cukup menjanjikan. Banyak produk lokal yang kini mulai mendapat tempat di pasaran, termasuk di gerai-gerai baru yang dibuka.
Super Indo, sebagai salah satu gerai retail, akan memperkuat koneksi dengan para pelaku UMKM di Jember. Diharapkan, superindo memberikan pangsa pasar yang lebih luas bagi produk lokal Jember.
Dengan memasarkan produk-produk lokal, para pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk berkembang. Bukan hanya dari segi kualitas, tetapi juga dari sisi finansial dan pemasaran yang lebih baik.
Keberadaan Gerai Retail Sebagai Pengungkit Ekonomi Daerah
Gerai retail yang baru dibuka di pusat pertokoan juga menjadi salah satu faktor positif bagi pertumbuhan ekonomi Jember. Dengan hadirnya Super Indo, masyarakat semakin mudah mendapatkan akses produk berkualitas.
Menurut Priyo Dwi Utomo, Corporate Communication Department Head, potensi Jember sangat baik. Gerai ini adalah yang pertama di daerah ini, menambah panjang daftar 267 gerai lainnya di Indonesia.
Pemenuhan kebutuhan masyarakat lokal oleh gerai ini menjadi bagian dari kontribusi terhadap ekonomi daerah. Di mana 30 persen dari pegawai di gerai ini adalah warga setempat, dan ke depannya diharapkan dapat meningkat.


