www.fokustempo.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa program Pasar Murah merupakan inisiatif yang krusial dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayahnya. Dengan menjelajah berbagai daerah, ia berkomitmen untuk memberikan akses yang lebih baik kepada masyarakat, terutama menjelang perayaan penting seperti Natal dan Tahun Baru.
Pada Rabu, 10 Desember 2025, Khofifah menggelar Pasar Murah yang ke-286 di Balai Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Meskipun cuaca buruk dan hujan deras, masyarakat tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Pasar Murah bukan hanya solusi untuk masalah harga, tetapi juga sebagai intervensi pemerintah yang menargetkan masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan komitmen pemerintah untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.
“Keberadaan Pasar Murah bukan untuk menggantikan pasar tradisional. Inisiatif ini hadir sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah aktif dalam memberikan solusi konkret untuk mengatasi masalah akses pangan.
Pentingnya Pasar Murah dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi
Pasar Murah tidak hanya membantu dalam menjaga stok kebutuhan pokok, tetapi juga berperan dalam mengendalikan inflasi lokal. Khofifah menjelaskan, program ini diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat selama periode-periode kritis, seperti menjelang Nataru.
Dalam Pasar Murah di Sawotratap, masyarakat dapat menemukan beras premium dengan harga Rp14.000 per kilogram, yang jauh di bawah harga pasar. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang kesulitan.
Selain beras, berbagai komoditas lainnya juga dijual dengan harga terjangkau, seperti gula dan minyak. Ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok ini mencerminkan perhatian pemerintah dalam menyediakan akses yang lebih baik bagi masyarakat.
Dengan menyediakan komoditas dengan harga terjangkau, pemerintah mengharapkan masyarakat tidak perlu merasa khawatir mengenai ketersediaan bahan pokok. Keberhasilan program ini menunjukkan hasil dari kolaborasi antara berbagai pihak dalam memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Mendukung Kesejahteraan Sosial Melalui Pasar Murah
Program Pasar Murah juga berperan dalam mendukung keberhasilan kebijakan pemerintah dalam pengendalian gizi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak. Dalam rangka mendukung program tersebut, telur gratis dibagikan kepada kelompok yang membutuhkan.
Pembagian telur sebagai bagian dari intervensi gizi merupakan langkah nyata untuk mengendalikan stunting di Jawa Timur. Hal ini adalah contoh konkret dari perhatian pemerintah terhadap isu kesehatan dan gizi masyarakat.
Selain itu, pada acara tersebut, Khofifah juga memberikan beras gratis bagi lansia yang hadir. Ini adalah upaya untuk memastikan kelompok yang rentan menerima bantuan langsung dari pemerintah.
“Kami ingin para lansia menjalani hidup dengan tenang, tanpa khawatir kekurangan kebutuhan pokok,” ujarnya. Ini menekankan bahwa program ini tidak hanya sekadar untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian social.
Sinergi Antara Berbagai Pihak untuk Kesuksesan Program
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta mitra-mitra yang terkait, Pasar Murah dapat berjalan dengan lancar. Sinergi ini terbukti kunci dalam menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga pasar.
Khofifah menyampaikan, antusiasme warga meskipun cuaca hujan menunjukkan bahwa masyarakat percaya pada program ini. Keberadaan pemerintah di tengah-tengah masyarakat merupakan tanda nyata bahwa mereka diberdayakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Dengan total pelaksanaan sebanyak 286 kali sepanjang tahun 2025, inisiatif ini menjadi bagian dari strategi besar untuk memastikan stabilitas harga. Program ini dirancang untuk memberikan ruang yang lebih lega bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Kehadiran dan upaya aktif dari pemerintah ini menunjukkan komitmen untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama di masa-masa akhir tahun yang penuh tantangan.
Kedepannya, Khofifah menegaskan bahwa Pasar Murah akan diperkuat dan diperluas. Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.


