www.fokustempo.id – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, menegaskan pentingnya pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendukung penggunaan produk dalam negeri. Dalam acara Optimalisasi Produk TKDN, Ia menyoroti peran pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Dengan memprioritaskan produk lokal dan hasil UMKM, Gus Barra percaya bahwa belanja pemerintah bisa memberikan dampak positif. Ini juga menjadi langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi daerah dan memperkuat pemerintahan yang baik.
Pengadaan barang dan jasa bukan hanya proses administratif, melainkan instrumen yang bisa membentuk tata kelola yang lebih baik. Dalam konteks ini, Bupati menyadari bahwa ada potensi penyimpangan yang bisa terjadi dan oleh karenanya diperlukan tindakan preventif.
Mendorong Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Kesejahteraan Masyarakat
Menggunakan produk dalam negeri dalam pengadaan pemerintah adalah cara efektif untuk menggerakkan roda ekonomi lokal. Gus Barra menegaskan bahwa ini dapat membuka lapangan kerja dan menciptakan iklim yang mendukung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Ketika semua perangkat daerah bekerja sama untuk memprioritaskan produk lokal, dampak positif akan lebih cepat terasa. Selain itu, kesadaran untuk menggunakan produk dalam negeri bisa membangun rasa cinta masyarakat terhadap produk lokal.
Belanja pemerintah yang besar memberikan kesempatan untuk mendukung pelaku UMKM. Gus Barra menekankan bahwa dukungan ini harus diiringi dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa.
Menjaga Integritas dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Bupati menekankan bahwa pengadaan barang dan jasa harus dilakukan secara transparan. Penerapan sistem elektronik diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya penyimpangan dan meningkatkan akuntabilitas.
“Pengadaan adalah episentrum,” kata Gus Barra. Dengan menjaga integritas, diharapkan praktik yang tidak sesuai aturan bisa ditekan, yang pada gilirannya menunjang kepercayaan masyarakat.
Kepemimpinan yang kuat dalam hal ini sangat diperlukan. Gus Barra mengajak semua pihak untuk berkomitmen dan berani menolak praktik korupsi dalam proses pengadaan.
Pencapaian dan Penghargaan dalam Mendorong Belanja Produk Dalam Negeri
Pemkab Mojokerto baru-baru ini menerima insentif fiskal berkat upaya dalam mempercepat belanja produk dalam negeri. Hal ini menjadi bukti keberhasilan langkah yang diambil untuk mendukung pelaku usaha lokal.
Menurut Gus Barra, penghargaan yang diterima bukan hanya tentang piagam, tapi juga kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah pusat. Kepercayaan ini perlu dijaga melalui tindakan nyata dan pencatatan yang jujur.
Dalam acara tersebut, Pemkab Mojokerto menyerahkan PBJ Award 2025 sebagai bentuk penghargaan kepada perangkat daerah dan pelaku usaha berprestasi. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa.


