www.fokustempo.id – Satreskrim Polres Mojokerto Kota baru saja melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk merayakan Hari Jadi Fungsi Reserse yang ke-78. Acara tersebut berlangsung di Yayasan Mutiara Berkarya Indonesia (YAMUBINA) yang terletak di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dalam acara tersebut, jajaran Satreskrim memberikan sembako dan santunan kepada 43 anak yatim piatu yang berada di bawah naungan yayasan tersebut.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Siko Sesaria Putra Suma. Dia berharap, melalui sumbangan ini, mereka dapat memberikan sedikit kebaikan sekaligus mengingatkan akan pentingnya kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, AKP Siko menekankan bahwa kegiatan ini adalah ungkapan rasa syukur. Dia berharap bantuan ini dapat memberikan berkah dan manfaat bagi para penerima, terutama anak-anak yatim piatu yang sangat membutuhkan perhatian lebih.
Tujuan dan Makna Kegiatan Bakti Sosial yang Dilakukan
Tujuan utama dari kegiatan bakti sosial ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran kepolisian dan masyarakat. Ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menunjukkan eksistensi dan kepedulian Polres Mojokerto Kota terhadap masyarakat, khususnya yang membutuhkan.
Selain itu, kegiatan ini mengandung makna lebih dalam, yakni rasa syukur. Di tengah kesibukan tugas yang padat, polisi juga ingin menunjukkan sisi kemanusiaan mereka. Hal ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat untuk selalu peduli sesama.
AKP Siko menyampaikan bahwa apa yang dilakukan oleh anggota Satreskrim tidak hanya sekadar memberikan sembako. Ini adalah upaya untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada anak-anak yang kurang beruntung, agar mereka tetap semangat dan tidak kehilangan harapan.
Respon dan Harapan dari Penerima Bantuan
Ketua YAMUBINA Mojokerto, Ustad Agus, sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan. Dia berterima kasih kepada jajaran kepolisian atas perhatian yang ditunjukkan, dan berharap mereka terus menjalankan tugas dengan baik.
Ustad Agus juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga kelangsungan yayasan tersebut. Dengan adanya bantuan ini, mereka berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak yang ada di bawah naungan mereka.
Respon positif dari penerima bantuan menunjukkan betapa pentingnya kegiatan seperti ini. Baik anak-anak yang menerima sembako maupun yayasan merasa senang dan terbantu dengan kehadiran pihak kepolisian yang peduli.
Sejarah dan Peranan YAMUBINA di Mojokerto
Yayasan Mutiara Berkarya Indonesia (YAMUBINA) didirikan pada tahun 2019 dan telah berupaya memberikan perhatian kepada anak-anak yatim piatu. Dalam waktu relatif singkat, yayasan ini telah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para anak yang membutuhkan kasih sayang.
Saat ini, YAMUBINA menaungi 43 anak yatim piatu, di mana 37 di antaranya tinggal bersama keluarga mereka. Sementara itu, enam anak lainnya menetap di asrama yayasan, yang dirancang untuk memberikan lingkungan yang mendukung bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka.
Peranan yayasan ini sangat penting dalam memberikan akses pendidikan dan pendampingan kepada anak-anak tersebut. Melalui berbagai program, mereka berusaha membantu anak-anak agar dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan sukses di masa depan.
Peran dan Tanggung Jawab Polres Mojokerto dalam Masyarakat
Pihak kepolisian, khususnya Polres Mojokerto Kota, memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan sosial. Melalui kegiatan seperti ini, mereka berupaya menciptakan kedekatan dengan masyarakat.
Kegiatan bakti sosial adalah salah satu upaya untuk menunjukkan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membantu mengubah pandangan masyarakat terhadap tugas kepolisian, terutama di kalangan anak muda.
Dengan melakukan kegiatan sosial, polisi diharapkan dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat. Ini adalah langkah penting menuju masyarakat yang lebih aman dan harmonis. Keberhasilan dalam menciptakan kedekatan ini sangat dipengaruhi oleh kerja sama antara polisi dan masyarakat, terutama dalam mendukung anak-anak yang membutuhkan.


