www.fokustempo.id – Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian banyak orang selama libur panjang Natal dan Tahun Baru. Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mencatat ribuan kunjungan wisatawan yang datang untuk menikmati pesona alam dan keindahan kawah yang menakjubkan.
Selama periode 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, total kunjungan mencapai 8.952 orang. Terdiri dari 8.223 wisatawan lokal dan 729 wisatawan mancanegara, angka ini menunjukkan animo besar masyarakat terhadap destinasi ini.
Puncak kunjungan terjadi pada akhir pekan, khususnya pada tanggal 27 dan 28 Desember. Pada Sabtu, jumlah pengunjung tercatat 1.243 orang, sementara di hari Minggu sebanyak 1.210 orang melakukan pendakian ke Gunung Ijen.
Pendakian Menarik di Kawah Ijen Selama Libur Nataru
Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi, Dwi Putro Sugiarto, menjelaskan bahwa tingginya kunjungan di TWA Kawah Ijen memang cukup terprediksi pada akhir pekan. Namun, dibandingkan dengan hari-hari biasa, intensitas kunjungan saat liburan masih terbilang biasa saja.
Pada hari Natal, tercatat sekitar 808 wisatawan berkunjung, sedangkan saat Tahun Baru angkanya sedikit menurun menjadi 744. Dengan angka-angka ini, Kawah Ijen tetap menarik perhatian wisatawan untuk menjelajah keindahan alamnya.
Pendakian di kawasan ini menawarkan pengalaman tidak hanya sebagai aktivitas fisik tetapi juga sebagai kesempatan untuk menikmati pemandangan yang luar biasa. Keberadaan Blue Fire, fenomena alam unik, menjadi daya tarik tambahan bagi para petualang dan pecinta alam.
Standar Operasional dan Keselamatan Pengunjung
Para petugas di TWA Kawah Ijen selalu berupaya memberikan informasi yang diperlukan kepada pengunjung. Hal ini mencakup konsep standar operasional prosedur (SOP) pendakian demi memastikan keselamatan pengunjung selama berada di lokasi.
Salah satu perhatian utama adalah peningkatan aktivitas tremor dari dasar kawah. Oleh karena itu, pengunjung diimbau untuk waspada terhadap potensi keluarnya gas berbahaya dan kemungkinan longsor dari dinding kawah.
Penting bagi pengunjung untuk menjaga jarak aman, yaitu sekitar 500 meter sebelum mencapai dasar kawah. Tindakan pencegahan ini sangat penting demi menjaga keselamatan diri dan orang di sekitarnya.
Kesadaran Lingkungan dan Kebersihan Kawasan Konservasi
Selain aspek keselamatan, penting juga untuk menjaga kebersihan kawasan konservasi. Setiap pengunjung diharapkan untuk membawa pulang sampah yang dihasilkan selama berada di TWA Kawah Ijen.
Petugas pengelola menyediakan kantung kresek bagi pengunjung agar dapat mengumpulkan sampah mereka. Ini adalah langkah penting dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian alam di sekitar kawasan wisata.
Setelah pendakian, petugas mengecek kembali sampah yang dibawa turun oleh setiap pengunjung. Ini memastikan bahwa kawasan tetap bersih dan tidak tercemar oleh limbah yang dihasilkan.
Melalui langkah-langkah ini, baik pengelola maupun pengunjung dapat berkontribusi dalam pelestarian alam di TWA Kawah Ijen. Dengan menjaga kebersihan dan keselamatan, pengalaman berwisata di kawasan ini dapat berlangsung lebih menyenangkan dan aman bagi semua pihak yang terlibat.


