• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Newsletter
  • Login
Fokus Tempo
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
Fokus Tempo
No Result
View All Result

Turis Amerika Dilaporkan ke Polisi oleh Warga Pulau Bawean Gresik

Turis Amerika Dilaporkan ke Polisi oleh Warga Pulau Bawean Gresik

BacaJuga

Bahas KUHAP Baru, DPC KAI Malang Kota Ajak Advokat Berperan dalam Keadilan Restoratif

Bahas KUHAP Baru, DPC KAI Malang Kota Ajak Advokat Berperan dalam Keadilan Restoratif

Residivis Pencurian Kendaraan di Lakarsantri Surabaya Diamuk Warga

Residivis Pencurian Kendaraan di Lakarsantri Surabaya Diamuk Warga

www.fokustempo.id – Gresik baru-baru ini mengalami kejadian yang mengejutkan dalam dunia pariwisata. Seorang turis asal Amerika Serikat, William Edward (70), dilaporkan ke pihak berwajib karena dituduh meninggalkan Hotel Miranda di Pulau Bawean tanpa membayar biaya selama menginap sebulan. Kerugian yang dialami oleh pihak hotel mencapai lebih dari Rp10 juta, sebuah angka yang signifikan untuk sebuah usaha kecil.

Pemilik hotel, H. Zubaidi, menyatakan bahwa William melakukan check-out pada 12 November 2025 tanpa melunasi tagihan yang seharusnya dibayar. Ketika petugas hotel berusaha menagih, turis tersebut malah memilih untuk pergi tanpa rasa tanggung jawab.

“Tidak ada satu pun pembayaran yang masuk ke pihak hotel, sementara yang bersangkutan sudah melakukan check-out. Saat petugas kami memberikan tagihan, dia justru pergi tanpa menghiraukan,” jelas Zubaidi, menambahkan rasa kecewanya terhadap situasi tersebut.

Sebelumnya, turis tersebut mengklaim bahwa ia sudah membayar melalui aplikasi online. Akan tetapi, Zubaidi menegaskan bahwa hotelnya tidak menyediakan metode pembayaran digital yang diungkapkan oleh Edward.

“Ketika kami tagih, dia tetap bersikeras bahwa pembayaran sudah dilakukan lewat aplikasi. Sayangnya, kami tidak menggunakan sistem itu sama sekali. Kini, saya mengalami kerugian yang cukup besar,” tuturnya sambil menghela napas.

Persoalan Pembayaran yang Menggantung di Hotel Miranda

William tiba di Bawean pada pertengahan Oktober 2025 dengan didampingi seorang pemandu wisata. Ia memesan kamar VVIP dengan tarif Rp375.000 per malam, angka yang sesuai dengan standar hotel tersebut. Selama berada di pulau, ia tampaknya sangat menikmati berbagai destinasi wisata yang ditawarkan.

Namun, ada kejanggalan ketika Zubaidi melihat bukti transaksi yang ditunjukkan oleh Edward. Tercantum harga Rp43.000 per malam, tarif tersebut tidak ada dalam daftar harga hotel mereka.

“Ketika memeriksa bukti bayar yang dia tunjukkan, kami terkejut mendapati harga yang jauh di bawah standar kami. Itu jelas bukan tarif yang kami terapkan,” ujar Zubaidi dengan nada penuh penyesalan.

Kejadian ini pun menimbulkan keresahan di kalangan pengelola hotel, terutama terkait dengan sistem pemantauan tamu. Zubaidi menyadari ada kelalaian dari stafnya yang menyebabkan turis tersebut bisa pergi tanpa membayar.

“Setelah kami selidiki, ternyata masih ada satu koper di kamar yang berisi dokumen penting dan SIM yang sudah kedaluwarsa. Hal ini menunjukkan kurangnya perhatian dalam memeriksa semua barang tamu yang keluar,” paparnya.

Proses Hukum dan Tindakan Selanjutnya

Kasus ini kini telah dilaporkan ke Polres Gresik dengan harapan bisa mendapatkan penyelesaian yang adil. Pihak hotel juga melaporkan aplikasi yang digunakan oleh turis tersebut, menganggapnya merugikan usaha perhotelan. Langkah ini diambil untuk melindungi hak mereka sebagai penyedia layanan akomodasi.

Aksi hukum ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang bertindak tidak bertanggung jawab seperti yang dilakukan oleh Edward. Di sisi lain, ini juga menjadi pelajaran bagi industri perhotelan agar lebih berhati-hati dalam menangani transaksi dan pemantauan tamu.

Hotel Miranda sendiri dikenal sebagai salah satu akomodasi yang banyak diminati oleh wisatawan di Pulau Bawean. Dengan pelayanan yang baik, hotel ini memiliki reputasi yang cukup solid di kalangan pelancong. Namun, insiden ini memberikan tantangan baru bagi manajemen hotel untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pembayaran.

“Kami berharap kasus ini bisa menjadi peringatan bagi semua pelaku di industri pariwisata. Kejadian serupa sangat mungkin terjadi bila tidak ada sistem yang kuat untuk mengatasi pembayaran dan pengawasan tamu,” ungkap Zubaidi dengan harapan optimis dalam menghadapi masa depan.

Secara keseluruhan, masalah ini menggarisbawahi pentingnya transparansi dan kejelasan dalam setiap transaksi yang terjadi di dunia perhotelan. Ketika tamu datang, baik pemilik hotel maupun para pengunjung harus saling menghormati dan memahami tanggung jawab masing-masing.

Setiap usaha di industri ini sangat bergantung pada reputasi dan kepercayaan. Oleh karena itu, pengelola hotel diharap lebih proaktif dalam memverifikasi transaksi untuk mencegah kejadian tidak menyenangkan yang merugikan kedua belah pihak.

Previous Post

Penarikan Pajak Restoran dan Kafe di Jember Melibatkan Kejaksaan

Next Post

PSI Kota Malang Semangat Perkuat Akar Rumput dan Bentuk Sekolah Saksi

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Sorotan
Fokus Tempo

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?