www.fokustempo.id – Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan pentingnya peran generasi muda, terutama mahasiswa dan gen-Z, dalam menggerakkan semangat kebangsaan Indonesia. Dalam diskusi bertema “Ngulik Legislasi: Suara Muda untuk Legislasi Kritis dan Peduli”, ia menyampaikan pandangannya di hadapan mahasiswa Universitas Airlangga.
Cahyo percaya, pemuda merupakan lokomotif yang tidak hanya menjalankan roda kehidupan bangsa tetapi juga harapan masa depan Indonesia. Pernyataan ini menjadi penting mengingat tantangan yang dihadapi bangsa saat ini membutuhkan kontribusi aktif dari generasi muda.
Dari sudut pandang Cahyo, dinamika kekinian menuntut agar mahasiswa aktif tidak hanya menjadi pengamat, tetapi juga peserta yang kritis. Generasi muda memiliki potensi besar dalam menentukan arah pembangunan dan memperjuangkan cita-cita nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Pemuda adalah garda terdepan dalam sejarah bangsa kita. Semangat perjuangan yang muncul dari generasi muda di masa lalu perlu dihidupkan kembali di era sekarang,” tegasnya. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya pewaris masa depan, tetapi juga aktor kunci dalam pembangunan bangsa.
Cahyo menyoroti bahwa tujuan nasional, seperti menciptakan kesejahteraan umum dan memajukan pendidikan, hanya dapat tercapai dengan keterlibatan aktif generasi muda. Dia menekankan pentingnya kegiatan diskusi seperti ini untuk membangkitkan idealisme dan rasa tanggung jawab di kalangan mahasiswa.
“Tanpa kehadiran generasi muda, cita-cita bangsa sulit untuk diwujudkan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi dan masukan dari mahasiswa,” ujarnya. Dia juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam pengawasan kebijakan publik.
Di posisi sebagai Anggota DPRD Jatim, Cahyo mengingatkan bahwa legislatif perlu sinergi dengan mahasiswa dalam memperkuat kebijakan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat, tetapi mitra kritis yang dapat mendorong keberpihakan dalam setiap kebijakan yang lahir.
“DPRD Jatim selalu terbuka untuk disusupi gagasan-gagasan segar dari kalangan akademisi. Kami menginginkan interaksi yang lebih dalam antara legislatif dan generasi muda,” ucapnya. Pendekatan ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan publik yang berfungsi baik bagi masyarakat.
Cahyo menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam proses legislasi merupakan kolaborasi yang sehat. Ini bukan sekadar simbol, melainkan langkah konkret dalam memperkuat demokrasi di Indonesia, di mana setiap suara menjadi berarti.
“Kami aktif berdialog dengan berbagai elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Kegiatan ini bertujuan menyusun program legislasi daerah yang dapat menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” tambahnya. Keterlibatan sarana komunikasi dengan kampus menjadi langkah strategis dalam menciptakan regulasi yang sesuai kebutuhan.
Pentingnya Dialog Antara Mahasiswa dan Legislatif untuk Pembangunan Bangsa
Cahyo menekankan bahwa kegiatan diskusi relevan seperti ini perlu dikembangkan lebih lanjut. Keterlibatan generasi muda dalam proses pengambilan keputusan sangat penting untuk membentuk iklim demokrasi yang sehat.
Dia mengajak pihak-pihak yang terlibat dalam legislatif untuk terus menjalin hubungan baik dengan kalangan mahasiswa. “Kita butuh masukan yang konstruktif dari mahasiswa,” ujarnya, mengharapkan agar generasi muda dapat memberi perspektif baru dalam setiap kebijakan yang dibahas.
Dari dialog yang terjadi, banyak gagasan baru yang muncul, yang bisa menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa. Hubungan antara legislatif dan mahasiswa harus saling mendukung untuk memastikan adanya kontinuitas dalam perjuangan bangsa.
“Dengan bekerja sama, kita bisa menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan adaptif terhadap perubahan yang terjadi. Maka, ini bukan sekadar pertemuan semata; ini adalah awal dari banyak kemungkinan baru,” tambahnya.
Dalam konteks ini, Cahyo berharap adanya komitmen bersama untuk keberlanjutan kegiatan semacam ini. Sinergi antara mahasiswa dan legislatif akan memperkuat fondasi demokrasi dan membawa bangsa menuju arah yang lebih baik.
Menjaga Semangat Kebangsaan Melalui Keterlibatan Generasi Muda
Ketua DPC Gerindra Surabaya juga memandang bahwa semangat kebangsaan adalah energi penting untuk masa depan. Dia mengingatkan bahwa generasi muda harus tetap berpegang pada nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap langkah yang diambil.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi selanjutnya. Ini adalah tugas bersama yang tidak boleh dianggap remeh,” ujarnya.
Melalui diskusi dan keterlibatan yang aktif, Cahyo berharap agar setiap elemen bangsa dapat merasa memiliki tanggung jawab terhadap kemajuan Indonesia. Dengan cara ini, semangat nasionalisme akan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Partisipasi aktif dari generasi muda adalah harapan kita semua. Mereka harus berani berbicara dan menyampaikan pendapat dalam proses kebijakan,” tambahnya dengan semangat. Harapannya adalah agar dialog ini menjadi awal dari banyak inisiatif yang lebih besar di masa depan.
Cahyo juga berharap kolaborasi antara pemangku kebijakan dan generasi muda bisa menghasilkan banyak inovasi baru, yang pada akhirnya mendukung pembangunan bangsa secara keseluruhan. “Semangat kebangsaan dan nilai kritis milenial adalah penerus estafet perjuangan,” tandasnya.


