• Hubungi Kami
  • Kebijakan Privasi
Newsletter
  • Login
Fokus Tempo
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan
No Result
View All Result
Fokus Tempo
No Result
View All Result

302 Industri Kendang di Blitar Berpotensi Masuk Pasar Internasional menurut BPS

302 Industri Kendang di Blitar Berpotensi Masuk Pasar Internasional menurut BPS

BacaJuga

Showroom Fotografi dan Outlet Skincare Astalift Dibuka di Tunjungan Plaza

Showroom Fotografi dan Outlet Skincare Astalift Dibuka di Tunjungan Plaza

Keterlibatan Uang Pemerintah dalam Penerbangan Jember-Jakarta Buat Maskapai Waspada

Keterlibatan Uang Pemerintah dalam Penerbangan Jember-Jakarta Buat Maskapai Waspada

www.fokustempo.id – Siapa sangka di balik keindahan alam dan sejarah Kota Blitar, terdapat sebuah industri yang sedang berkembang pesat dan menjanjikan. Dengan lebih dari 300 unit industri kendang rumahan yang beroperasi, Blitar kini menjadi pusat perhatian dalam dunia kerajinan alat musik tradisional ini.

Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, menjelaskan bahwa survei terbaru menunjukkan ada 302 unit usaha pengrajin kendang. Mayoritas dari usaha tersebut, yakni 298 unit, terletak di Kecamatan Kepanjenkidul, sedangkan sisanya berada di Kecamatan Sananwetan, menandakan konsentrasi usaha yang cukup signifikan di wilayah tersebut.

Potensi Ekspor Kendang yang Menjanjikan

Kendang, sebagai alat musik perkusi tradisional, tidak hanya diminati di dalam negeri tetapi juga mulai menunjukkan daya tarik di pasar luar negeri. Menurut data BPS, nilai ekspor kendang dari Blitar mencapai $582,49 USD, yang setara dengan sekitar Rp9,5 juta, dengan total volume ekspor 330,46 kilogram.

Angka-angka tersebut menegaskan bahwa produk kendang Blitar lebih dari sekadar kerajinan tangan; ia merupakan komoditas unggulan yang berpotensi untuk bersaing di pasar global. Dengan kualitas dan karakteristik unik yang dimilikinya, kendang Blitar difavoritkan oleh konsumen internasional.

“Kami berharap data ini bisa menjadi acuan bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat industri kreatif lokal. Ini juga membuka peluang kerja baru yang pada gilirannya dapat mengurangi angka pengangguran,” tambah Hanung.

Penyerap Tenaga Kerja yang Signifikan

Industri kendang di Blitar tidak hanya menjanjikan dalam hal ekspor, tetapi juga terbukti menjadi penyerap tenaga kerja yang signifikan. Data dari survei BPS menunjukkan bahwa sektor ini menyerap sekitar 22,86 persen dari total 18.665 penduduk usia kerja di Blitar.

Dari angka tersebut, terdapat 12.701 laki-laki dan 5.964 perempuan yang terlibat dalam industri ini. Dengan demikian, industri kendang berperan besar dalam menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat setempat.

“Dalam survei yang kami lakukan, tahun ini tercatat sekitar 302 industri kendang di kota ini. Ini menunjukkan potensi dan kontribusi yang besar terhadap perekonomian lokal,” ungkap Hanung.

Inovasi dan Pengembangan yang Diperlukan

Meskipun industri kendang sudah menunjukkan potensi yang besar, masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Para pengrajin diharapkan dapat terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat.

Pelatihan dan pengembangan keterampilan bagi para pengrajin menjadi sangat penting agar mereka dapat menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Dukungan dari pemerintah dan pihak swasta juga sangat diperlukan untuk membangun infrastruktur dan sistem pemasaran yang lebih baik.

“Kualitas produk harus ditingkatkan agar kami bisa lebih kompetitif di pasar global. Selain itu, pendampingan dalam aspek pemasaran akan sangat membantu para pengrajin,” kata seorang pengrajin kendang lokal.

Peluang Kerja Kreatif di Balik Suara Kendang

Industri kendang berpotensi untuk menciptakan banyak lapangan kerja baru, tidak hanya untuk pengrajin, tetapi juga dalam sektor pendukung seperti pemasaran dan distribusi. Pekerja di bidang ini memiliki kesempatan untuk berkontribusi pada ekonomi kreatif yang semakin berkembang.

Dengan tumbuhnya industri kreatif ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih berkelanjutan. Pengrajin tidak hanya harus fokus pada produksi, tetapi juga memiliki pengetahuan tentang cara memasarkan produk mereka, bahkan hingga ke pasar internasional.

“Kami perlu menciptakan kolaborasi dengan sektor-sektor lain untuk mengembangkan produk kendang. Ini akan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat,” ungkap salah satu pengrajin dengan penuh harapan.

Membangun Merek dan Identitas Produk Lokal

Pentingnya membangun merek dan identitas produk kendang sangat krusial untuk menarik perhatian di pasar global. Pengrajin diharapkan untuk bekerja sama dengan desainer dan ahli pemasaran untuk menciptakan packaging dan branding yang menarik.

Keunikan kendang Blitar bisa dijadikan nilai jual yang menarik, bukan hanya dari segi fungsi tetapi juga dari aspek seni dan budaya yang terkandung dalam setiap produk. Campuran inovasi dan tradisi menjadi kunci untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat saat ini.

“Kami berupaya mempromosikan kendang sebagai produk budaya yang memiliki nilai seni tinggi. Kami berharap masyarakat lebih mengenal dan mencintai hasil karya lokal ini,” ungkap seorang penggiat seni tradisional.

Previous Post

Gaji Anggota DPR RI per Bulan Setelah Pengurangan Besaran

Next Post

Pelecehan Antar WBP di Lapas Kediri, Pelaku Dipindah ke Lapas Porong

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Sorotan
Fokus Tempo

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Informasi Kami

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Sorotan

© 2025 Fokustempo. All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?