www.fokustempo.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, baru saja dibuka secara resmi oleh Bupati Ipuk Fiestiandani. Acara pembukaan yang berlangsung pada 23 Juli 2025 ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan wilayah pedesaan.
Keberadaan TMMD sebagai program sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bertujuan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan. Dengan pelaksanaan yang berlangsung selama sebulan ini, diharapkan program ini memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
Dalam upacara pembukaan tersebut, Bupati Ipuk menekankan bahwa TMMD bukan sekadar pembangunan fisik. Program ini juga bertujuan untuk membangun kembali semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi bagian penting dari budaya masyarakat.
Pentingnya Program TMMD dalam Masyarakat Pedesaan
Program TMMD menawarkan peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam pembangunan desa. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini tidak hanya mengedukasi mereka, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara penduduk.
Manfaat dari kegiatan ini tidak hanya terlihat dari segi infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kolaborasi. Dengan melibatkan berbagai elemen, TMMD berhasil menciptakan rasa kepemilikan yang lebih besar di kalangan masyarakat.
Selain pembangunan fisik, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan juga menjadi bagian dari program TMMD. Edukasi mengenai pertanian dan pengelolaan limbah membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dan memberikan solusi praktis bagi tantangan sehari-hari.
Aktivitas Pembangunan Infrastruktur dalam TMMD
Berbagai proyek infrastruktur yang dilaksanakan dalam TMMD mencakup pembangunan jembatan, jalan cor beton, dan fasilitas umum lainnya. Pembangunan jembatan di Desa Seneporejo, misalnya, menjadi fokus utama karena fungsinya yang vital sebagai penghubung antar desa.
Jembatan yang direncanakan dapat mempersingkat waktu tempuh antar desa menjadi sangat signifikan. Sebelum pembangunan, akses yang tersedia sangat terbatas dan menyulitkan penduduk, terutama saat musim hujan yang sering kali menyebabkan kerusakan.
Keberadaan jembatan baru ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas dan ekonomi masyarakat setempat. Selain itu, infrastruktur yang lebih baik juga akan menarik lebih banyak perhatian terhadap pengembangan destinasi wisata di kawasan tersebut.
Peran TNI dalam Membangun Keterlibatan Masyarakat
TNI memiliki peran sentral dalam mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui program TMMD. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana tetapi juga sebagai fasilitator, menumbuhkan semangat partisipasi masyarakat.
Kolonel (Inf) Kohir menyatakan pentingnya kerjasama semua pihak untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Partisipasi mahasiswa dan organisasi pemuda juga diharapkan bisa memperkuat usaha gotong royong dalam program ini.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan semua aktivitas dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang maksimal. Keterlibatan lintas sektoral menjadi kunci untuk suksesnya program-program serupa di masa mendatang.


